yuanwei memberikan pengetahuan tentang properti, keuangan, rumah apartement dan masi banyak pengetahuan proprti lainnya.

Trik Membaca Brosur Properti

Trik membaca brosur properti ini pastinya butuh diketahui bagi Kamu yang bakal membeli rumah ataupun apartemen. Ya, pastinya Kamu yang hendak membeli hunian bakal mencari info selengkap-lengkapnya terkait hunian yang diincar.

Informasi tersebut umumnya terkait perbandingan lokasi, harga, hingga dengan fasilitas yang terdapat baik di dalam area residensial alias di kurang lebihnya. Serta salah satu tutorial yang paling lazim diperbuat tidak sedikit orang ketika hendak berburu proyek residensial baru semacam apartemen alias perumahan merupakan mencarinya melewati brosur.



Kunjungi juga review properti yang disaapabilan dengan cara obyektif serta transparan jadi Kamu bisa mekualitas spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di kurang lebih lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di kurang lebihnya.

Media cetak alias media online terbukti dianggap paling praktis membahas suatu  produk properti. Brosur terbukti tidak harus dalam bentuk cetak di atas kertas tapi bisa juga dalam format digital yang disebarkan di internet. Brosur yang keren pasti bakal hebat ketertarikan yang menontonnya jadi ujung-ujungnya berminat untuk membelinya.

Sayangnya, brosur properti tidak jarang memakai bahasa marketing yang kerap kali susah dimengerti bahkan bisa mengecoh. Nah, supaya Kamu bisa memahami tutorial membaca bahasa brosur yang benar, berikut ini merupakan trik membaca brosur properti yang butuh Kamu perhatikan.

Promo Uang Muka
Ada tidak sedikit taktik pemasaran yang ditawarkan oleh pengembang alias developer untuk membikin konsumen berminat untuk membeli rumah alias apartemen baru. Salah satunya ialah dengan memperkenalkan keringanan pembayaran uang muka.

Semacam yang telah diketahui, sebelum mengajukan KPR, pembeli harus menyerahkan DP alias uang muka yang besarannya bisa hingga 30 persen. Untuk meringankan bobot pembayaran tersebut, pengembang tidak jarang memperkenalkan promo uang muka mulai dari 10 persen hingga dengan promo “tanpa DP”.

Untuk memahami skema promo uang muka ini, untuk amannya Kamu harus bertanya langsung dengan tahap staf marketing. Terlebih untuk promo tanpa DP. Bentuk promosi semacam ini juga terbilang jarang ditemukan serta juga memerlukan berbagai syarat tertentu.

Memahami NUP
Mungkin berbagai dari Kamu tetap asing dengan kata NUP. yang tidak jarang dicantumkan pada headline brosur. NUP merupakan Nomor Urut Pembelian. Serta lebih gamblangnya NUP merupakan urutan pembelian yang didapat dari pembeli potensial dengan bayar sejumlah uang.

Biasanya, seminggu alias tiga hari menjelang peluncuran, pembeli potensial telah memperoleh NUP tersebut. Serta tidak sama dengan booking fee, NUP biasanya bersifat refundable alias bisa dikembalikan apabila batal membeli. Jumlahnya juga ringan mulai dari Rp1 juta sesuai dengan kebijakan pengembang.

Nah, nominal yang ringan ini tidak jarang menjadi iming-iming yang ditampilkan dengan ukuran font besar di tahap brosur. Semacam contoh tagline “Bayar 1 juta bisa apartemen Rp250juta.”

Cicilan Serta Harga
Banderol angka yang berkaitan dengan harga serta cicilan tidak jarangkali mengecoh calon pembeli. Faktor pertama yang harus Kamu waspadai merupakan penulisan kata dengan akhiran "an" yang membahas nominal harga.

Semisal “Apartemen strategis harga Rp200 jutaan”, alias “Cicilan perbulan hanya Rp2 jutaan.” Faktanya, apartemen tersebut bisa jadi mempunyai harga Rp295 juta alias cicilan perbulannya mencapai Rp2,9 juta.

Mesikipun terlihat mengecoh, Kamu tidak bisa menyalahkan pengembang sebab imbuhan beresan "an" terbukti bermaksud untuk membahas kisaran angka yang tidak spesifik. Jadi jangan terburu nafsu serta pastikan dengan mengajukan pertanyaan.

Kritis Soal Lokasi
Semua orang pasti mengharapkan lokasi yang strategis ketika hendak membeli properti. Untuk itu, pengembang tidak jarang mencantumkan jarak tempuh yang tidak lebih seksama demi hebat perhatian konsumen. Sebagai contoh, apabila terdapat tulisan “Hanya 5 menit dari pintu tol”, maka Kamu harus meperbuat double check untuk memastikan kebenarannya.

Pelajari apakah daerah tersebut kerap mengalami kepadatan lalu lintas di jam-jam sibuk, alias rutin lengang serta lancar? Apabila tidak memungkinkan untuk datang ke lokasi alias bertanya terhadap warga lokal di kurang lebihnya, Kamu juga bisa memeriksa jarak serta waktu tempuh melewati Google Maps.

Jangan Mudah Percaya
Sebagai salah satu alat pemasaran, brosur tidak membahas tidak sedikit faktor dengan cara terperinci. Berbagai diantaranya bahkan ada yang mencantumkan promo semacam diskon, bonus, alias pemberian gratis tetapi luput dari penjelasan syarat serta ketentuan.

Ilustrasi artistik juga tidak rutin persis dengan aslinya. Oleh sebab itu, sebelum sedih, ada baiknya Kamu aktif bertanya terhadap staf tahap pemasaran dengan cara langsung. Apabila tertera jaminan ROI (Return of Investment) alias kembali modal, Kamu juga butuh meminta perhitungan yang rinci.

Itulah trik membaca brosur properti. Kegunaaankan juga jasa penyuplai properti profesional yang bisa menolong transaksi pembelian properti Anda.
Back To Top